Sukmajaya | tirtaasastadepok.co.id
Musim kemarau yang melanda wilayah Indonesia dan Depok pada khususnya telah membuat debit air Sungai Ciliwung menurun. Hal itu berdampak pula pada pasokan produksi air bersih PT. Tirta Asasta Depok.
Direktur Operasional PT. Tirta Asasta Depok, Sudirman mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan beberapa langkah antisipatif terkait menurunnya debit air Ciliwung.
“Kemarau panjang ini tentunya berdampak langsung pada debit air Ciliwung sebagai sumber air baku perusahaan kami. Saat ini debit air menurun drastis kurang lebih mencapai 60 persen,” ujar Dirman.
Ia menambahkan, saat ini PT. Tirta Asasta masih mengandalkan sumber air baku dari Sungai Ciliwung untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Depok.
“Ini perlu perhatian juga dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian SDA, dan kami juga sudah bersurat ke BBWSCC,” paparnya.
Untuk penanganan jangka pendek, pihaknya kini tengah melakukan pembuatan bendung sementara untuk meningkatkan permukaan air.
“Ya, itu sifatnya sementara. Untuk penanaman pohon di bantaran Ciliwung rutin kami lakukan setahun dua kali, langkah itu kami ambil agar Ciliwung tetap asri dan pohon yang kami tanam juga bermanfaat sebagai cadangan air tanah dan mengurangi erosi,” pungkasnya. (TA/22/07/2026)