RSUI Bangun Kolaborasi Kelembagaan dengan PT Tirta Asasta Depok
Sukmajaya | tirtaasastadepok.co.id
Jajaran Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) melakukan kunjungan kelembagaan ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Depok.
Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama RSUI, dr. KusumaJanuarto dan diterima oleh Direktur Operasional PT Tirta Asasta Depok, Sudirman.
“Pertemuan tersebut tak lain untuk membahas profil dan peran masing-masing institusi, program kelembagaan, serta potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan dalam mendukung hubungan dan kerjasama antar instansi,” ujar Sudirman.
Sudirman berharap, pertemuan itu dapat memberikan manfaat dan menjadi langkah awal dalam mempererat silaturahmi serta membuka peluang kerja sama antara RSUI dan PT Tirta Asasta Depok.
Sebagai informasi, untuk memastikan air bebas dari kuman dan bakteri lainnya, PT Tirta Asasta Depok melakukan uji laboratorium, baik sebelum maupun sesudah air didistribusikan ke pelanggan. Uji laboratorium ini untuk memastikan air yang didistribusikan ke pelanggan aman dikonsumsi.
Analis Laboratorium PT Tirta Asasta Depok, Tanti Indriati memaparkan beberapa tahapan uji laboratorium sebelum akhirnya air disalurkan ke pelanggan.
“Kami ada tiga ruang uji lab yakni ruang timbang, microbiology dan ruang spektrofotometer,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, sebelum air disalurkan ke pelanggan harus masuk ke ruang timbang terlebih dahulu. Di ruangan ini, air ditimbang terhadap bahan reaksi kimia.
“Setelah itu masuk ke ruang microbiology, ruangan ini untuk menguji bakteri. Kemudian terakhir masuk ke ruang spektrofotometer untuk menguji bahan kimia seperti halnya logam dan benda asing lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pengujian juga dilakukan secara fisik dari mulai warna, bau, kekeruhan dan lain sebagainya.
Dikatakannya, untuk pengujian laboratorium dilakukan selama 1x24 jam. Hal itu untuk memastikan bahwa hasil uji lab memiliki akurasi tinggi.
“Uji lab kami lakukan sebelum dan sesudah air disalurkan ke pelanggan. Jika ada temuan bisa langsung kami laporkan ke bagian instalasi, nantinya mereka yang menindaklanjuti untuk diolah kembali,” katanya.
Ia menegaskan, PT Tirta Asasta tidak akan mendistribusikan air ke pelanggan sebelum lolos uji laboratorium. (TA/12/10/2026)