

Sukmajaya | jurnaldepok.id
PT. Tirta Asasta Depok terus melakukan inovasi untuk memanjakan para pelanggannya. Terbaru, PT. Tirta Asasta Depok melaunching Zona Air Minum Prima (ZAMP) di kawasan Perumahan Cimanggis Golf Estate (CGE).
Komisaris PT. Tirta Asasta Depok, Hj. Nina Suzana mengungkapkan, pihaknya terus mendorong PT. Tirta Asasta untuk berinovasi demi kemajuan perusahaan, salah satunya penyediaan air yang bisa langsung diminum.
“Saat ini pertumbuhan perumahan di Depok luar biasa, dari itu perlu kerjasama antara Dinas Perizinan dan PT. Tirta Asasta Depok agar setiap perumahan wajib menggunakan air PDAM bukan air tanah,” ujar Nina.
Ia menambahkan, jika perumahan di Depok terus menggunakan air bawah tanah, dapat dipastikan permukaan tanah akan turun dan tidak menutup kemungkinan bencana seperti di Sumatera dan Aceh akan melanda Depok.
Dari itu, ia mengajak kepada seluruh pengembang perumahan untuk menggunakan air PDAM serta dibarengi dengan kesiapan PT. Tirta Asasta Depok, baik secara SDM maupun teknis di lapangan.
“Sarana dan prasarana harus dilengkapi di lapangan secara maksimal, terlebih pemerintah kota sudah mewajibkan untuk menggunakan air dari PDAM, jika masih membandel jangan diperpanjang izinya, karena ini sudah tertuang dalam perwal,” paparnya.
Sebelumnya Direktur Utama PT. Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik dalam acara launching layanan Zona Air Minum Prima, Selasa (23/12/25) mengungkapkan, peluncuran layanan ZAMP ini merupakan salah satu terobosan dari manajemen PT. Tirta Asasta Depok selaku perusahaan air minum untuk wilayah Kota Depok dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dia mengatakan, kedepan pihaknya bakal terus mengembangkan pelayanan ZAMP dan diharapkan pengadaan layanan ini dapat memenuhi harapan masyarakat khususnya para pelanggan PT. Tirta Aasasta Depok.
"Selama ini ada semacam pelesetan yang menyebut PDAM sebagai perusahaan air mandi, nah dengan diluncurkannya layanan Zona Air Minum Prima kami berharap dapat mengikis sebutan tersebut," pungkasnya. (TA/29/12/2026)


