Kembali
Ilmu Pengetahuan 20 April 2026

TAHUKAH KAWANASASTA, APA ITU AIR TANAH?

TAHUKAH KAWANASASTA, APA ITU AIR TANAH?

Ajakan untuk melestarikan air tanah semakin gencar disosialisasikan akhir-akhir ini. Namun, tak sedikit masyarakat yang masih bertanya-tanya, mengapa air tanah perlu dilestarikan? Bukankah ia anugerah alam yang melimpah dan bisa digunakan sepuasnya?

Mari kita selami lebih dalam untuk menemukan jawabannya!

APA ITU AIR TANAH?

Air tanah adalah air yang mengisi ruang pori di lapisan jenuh batuan dan tanah di bawah permukaan bumi. Air tanah merupakan cadangan air tawar terbesar di bumi, mencakup sekitar 97% dari total air tawar (sisanya 3% adalah air permukaan seperti sungai, danau, rawa, dan cekungan permukaan). Data ini bersumber dari ilmugeografi.com. Jadi, air yang selama ini KawanAsasta manfaatkan melalui sumur bor atau sumur gali adalah air tanah. Air ini berasal dari curah hujan yang meresap ke dalam tanah dan tersimpan di dalamnya.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POTENSI AIR TANAH

  1. Curah Hujan
    Curah hujan adalah faktor penentu utama. Semakin tinggi intensitas curah hujan, semakin besar pula potensi pengisian kembali cadangan air tanah. Sebaliknya, curah hujan yang minim akan mengurangi ketersediaan air tanah.
  2. Material Batuan
    Meskipun batuan umumnya tidak menyerap air, celah-celah atau rekahan pada batuan memungkinkan air hujan meresap ke dalam tanah. Batuan juga berperan dalam menyimpan dan menjaga keberadaan air tanah di lapisan bawah permukaan.
  3. Geomorfologi / Kemiringan Lahan
    Kemiringan lahan sangat mempengaruhi kemampuan tanah untuk menyimpan air. Permukaan tanah yang datar mempermudah penyerapan dan penyimpanan air. Sebaliknya, lahan dengan kemiringan yang curam akan membuat air lebih banyak mengalir ke tempat yang lebih rendah daripada meresap ke dalam tanah.
  4. Vegetasi
    Pepohonan dan vegetasi berfungsi penting dalam menyerap air hujan dan menahannya agar meresap ke dalam tanah. Semakin lebat vegetasi di suatu area, semakin efektif pula proses penyerapan dan penyimpanan air tanah.

AKIBAT PENGGUNAAN AIR TANAH BERLEBIHAN

Ketersediaan air tanah yang melimpah dan kemurnian alaminya seringkali menjadi alasan masyarakat untuk terus-menerus menggunakannya. Namun, masalahnya kini bukan hanya pada konsumsi rumah tangga, tetapi juga meluas ke sektor komersial seperti hotel, apartemen, ruko, dan pusat perbelanjaan.

Penggunaan air tanah yang semakin masif ini mengancam kelestariannya. Contoh nyata terjadi di wilayah perkotaan seperti Kota Depok, yang mengalami pertumbuhan pembangunan dan populasi yang sangat pesat. Tanpa pembatasan penggunaan, ketersediaan air tanah akan terus berkurang, berpotensi mengancam kondisi geografis dan lingkungan kota.

Berikut adalah beberapa dampak serius akibat berkurangnya air tanah:

  1. Penurunan Muka Air Tanah
    Jika dibiarkan, penurunan muka air tanah dapat menyebabkan amblesan atau penurunan permukaan tanah (land subsidence). Dalam jangka panjang, hal ini bisa berakibat pada sebagian dataran terendam air laut akibat berkurangnya elevasi daratan.
  2. Kerusakan Infrastruktur (Bangunan, Jembatan, Jalan)
    Penyedotan air tanah secara terus-menerus menciptakan ruang kosong di bawah permukaan tanah. Kondisi ini dapat menyebabkan amblesan tanah yang memengaruhi stabilitas dan kemiringan bangunan, jalan, atau jembatan, dan tentu saja membahayakan keselamatan jiwa masyarakat.
  3. Pencemaran Air Tanah
    Pencemaran sering terjadi pada air tanah dangkal. Hal ini bisa disebabkan oleh sumur yang terlalu dekat dengan septic tank, kontaminasi kimiawi dari aktivitas pertanian atau industri, atau akibat kandungan unsur tanah yang tidak alami.
  4. Intrusi Air Laut
    Fenomena ini adalah meresapnya air laut ke daratan, yang terjadi ketika muka air tanah tawar turun di bawah muka air laut. Akibatnya, air tanah tawar akan tercampur dengan air asin, sehingga tidak layak lagi untuk dikonsumsi.

BERALIH KE PDAM

Setelah memahami dampaknya, apakah KawanAsasta masih ingin terus menggunakan air tanah secara berlebihan? Lantas, bagaimana KawanAsasta dapat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari?

Tidak perlu bingung atau ragu, karena PDAM Tirta Asasta siap hadir sebagai penyedia layanan air bersih yang dapat diandalkan di Kota Depok. Air yang didistribusikan oleh PDAM Tirta Asasta diproduksi dengan standar operasional ketat yang memenuhi syarat air bersih dan air minum sesuai Permenkes No. 492 Tahun 2010. Syarat-syarat tersebut meliputi tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau, bebas bakteri berbahaya, tidak mengandung unsur kimiawi beracun, dan memiliki derajat keasaman (pH) sesuai standar. Kualitas air PDAM Tirta Asasta juga diuji secara berkala di laboratorium independen bersertifikasi untuk memastikan keamanan dan mutunya selalu terjaga.

Oleh karena itu, jangan ragu lagi! Mulai dari sekarang, STOP PENGGUNAAN AIR TANAH!

Mari #2026beralihkepdam

Referensi:

  • www.tanindo.net (Akibat Dari Penggunaan Air Tanah Yang Berlebihan)
  • www.ilmugeografi.com (4 Faktor Yang Mempengaruhi Potensi Air Tanah & Penjelasannya)
Lihat daftar berita
Diposting 20 Apr 2026
Tirta Asasta

Tirta Asasta Depok

Online